Kontaksindo.com | Hanya Fakta Kami Bicara: BOLA
Headlines News :

recent

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label BOLA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BOLA. Tampilkan semua postingan

Ronaldo Bisa Dimatikan, Pemain Lain Tambah Berbahaya

Madrid - Ini masih seputar Cristiano Ronaldo yang akan menghadapi bekas klubnya, Manchester United. Rio Ferdinand menyebut, Ronaldo bisa saja dihentikan. Namun, Real Madrid bukan CR7 seorang.

Bahwa Ronaldo dan Manchester United masih kerap diidentikkan, itu adalah hal yang wajar. Bersama United-lah Ronaldo membangun namanya. Drai yang awalnya hanya pemuda 18 tahun dari Portugal, menjadi salah satu pemain terbaik dunia yang bisa mengangkat Ballon d'Or.

Ferdinand pun mengaku masih sering berkirim pesan dengan Ronaldo. Namun, aktivitas itu sementara berhenti ketika tim mereka akan berhadapan akhir pekan ini.

Bek berusia 34 tahun itu paham jika Ronaldo bisa menjadi ancaman. Namun, Madrid bukan hanya Ronaldo. 

"Kami akan menggunakan semua pengalaman, keberanian, dan kemampuan untuk menghentikan tidak hanya Ronaldo, tapi juga pemain lain yang mereka miliki. Sebab, Real adalah tim yang hebat," ujarnya kepada Sky Sports.

"Mereka punya banyak senjata. Kami bisa saja mematikan Ronaldo, tapi pemain lainnya juga berbahaya."

"Kami harus bekerja keras dan tetap solid," tegas pemain yang sudah mengoleksi satu gelar Liga Champions bersama 'Setan Merah' ini.

Di sisi lain, Ronaldo disebut bukanlah satu-satunya pemain berbahaya di kubu Madrid. Manajer Borussia Dortmund, Juergen Klopp, mengatakan bahwa yang dilakukan timnya pertama kali adalah mematikan Xabi Alonso lebih dulu.

Dortmund meraih kemenangan 2-1 atas Madrid di Signal Iduna dan bermain imbang 2-2 di Bernabeu. Pada laga di Signal Iduna, taktik Klopp menjadi lebih mudah setelah Sami Khedira ditarik keluar karena cedera.

Messi: Karierku Bisa Berakhir di Argentina


BARCELONA, KONTAKSINDO.com — Penyerang Barcelona, Lionel Messi, tak menutup kemungkinan untuk menghabiskan kariernya di salah satu klub Argentina. Hal tersebut diungkapkannya seusai menandatangani kontrak baru bersama Barcelona, Kamis (7/2/2013).

Messi resmi meneken kesepakatan baru, yang mengikatnya hingga Juni 2018. Messi mengaku Barcelona adalah satu-satunya klub Eropa yang akan jadi pelabuhan terakhir kariernya.

"Seperti yang aku katakan sebelumnya, di Eropa aku hanya ingin menghabiskan karierku di Barcelona," ungkap Messi seperti dilansir situs resmi klub. "Aku tidak akan mempertimbangkan pindah ke klub Eropa lainnya. Tetapi, aku tidak mengesampingkan kemungkinan menghabiskan karier sepak bolaku di Argentina."
Terkait kontrak barunya, Messi mengatakan, "Aku sangat senang di Barcelona dan itu berulang kali aku katakan. Ini hari yang fantastis."

sumber

Ronaldo Sebut Madrid Lebih Baik daripada MU

Madrid - Performa Real Madrid dan Manchester United di liga domestik memang tengah bertolak belakang. Kendati demikian, Cristiano Ronaldo meyakini bahwa Los Blancos punya tim yang lebih baik daripada MU.

Langkah Madrid yang merupakan juara bertahan La Liga itu tak terlalu mulus di musim ini. Mereka sudah kalah lima kali dan tertahan di posisi tiga dengan 43 poin, tertinggal 16 angka dari Barcelona yang memimpin klasemen.

Sementara itu, MU tengah memimpin klasemen Liga Primer Inggris. 'Setan Merah' mengumpulkan 62 poin dan unggul sembilan angka dari Manchester City yang ada di urutan dua.

Kedua tim akan saling berhadapan di babak 16 besar Liga Champions. Laga leg pertama akan dimainkan di Santiago Bernabeu pada 13 Februari mendatang. Meski Madrid sedang tertatih-tatih di La Liga, Ronaldo yakin timnya lebih baik daripada MU.

"Aku yakin semuanya akan berjalan dengan baik. Menurutku, Real Madrid punya tim yang lebih baik, tapi kami harus menunjukkannya di atas lapangan karena United adalah tim yang sangat kompak dan selalu seperti itu dalam beberapa tahun terkhir," tutur Ronaldo seperti dikutip Sky Sports.

"Mereka adalah tim yang selalu bekerja dengan baik, setiap tahun mereka ada di papan atas dan karena itu mereka adalah tim yang kami hormati. Itu akan jadi laga yang sangat sulit, khususnya di Manchester," sambungnya.

Ini akan jadi kali pertama bagi Ronaldo melakoni laga melawan mantan klubnya, MU. Karena itu, pertandingan ini diakui Ronaldo akan jadi pertandingan yang sarat emosi untuknya.

"Aku katakan sebelumnya bahwa aku yakin kami akan bertemu dengan Manchester United. Aku ingin menghadapi mereka. Aku punya memori indah di sana," lanjut pemain asal Portugal itu.

"Itu akan jadi pertandingan yang akan sangat aku nikmati. Aku punya banyak teman di sana, orang-orang yang akan aku hadapi dengan senang hati, itu akan jadi pertandingan yang penuh emosi," kata Ronaldo.

Pintu Timnas Inggris Tertutup untuk Beckham


LONDON, Kontaksindo.com - Pelatih tim nasional Inggris, Roy Hodgson, menegaskan tidak akan memanggil David Beckham, meski mantan gelandang LA Galaxy tersebut saat ini tekah berkostum Paris Saint-Germain (PSG). Menurutnya, karier Beckham bersama The Three Lions sudah tamat.

Beckham hanya dikontrak tim asuhan Carlo Ancelotti itu selama lima bulan. Sejumlah media Inggris menyebut kehadiran gelandang berusia 37 tahun itu di Paris adalah untuk membuka peluangnya kembali ke timnas Inggris sejak absen pada 2009 silam.

"Saya senang dia bergabung ke PSG. Tetapi, saya pikir dia menuju ke sana untuk melanjutkan karier dengan cara yang sama dengan apa yang dilakukannya di Los Angeles, bukan bertujuan untuk menghidupkan kembali kariernya di timnas Inggris," ujar Hodgson.

"Jika dia menarik perhatian saya dan mengatakan, 'Aku akan bermain sebaik mungkin di Perancis, jadi jangan lupakan aku', saya akan mengatakan, 'Ok, David, saya akan senang hati melakukannya'. Tetapi, saya tidak mengharapkan itu terjadi," tambah Hodgson.

"Saya pikir dia akan menjadi bagian dari sepak bola Inggris di masa depan. Namun, saya tidak berpikir dirinya ke Paris untuk menghidupkan karier internasionalnya lagi," tegasnya kemudian.

Sebelum ditransfer ke PSG, Beckham sempat menumpang latihan bersama Arsenal. Dengan Les Parisiens, Beckham berniat untuk menyumbangkan bayarannya sebesar 3 juta pounds (sekitar Rp 46 miliar) untuk kegiatan amal.

Sumber :
Sky Sports

Real Madrid Vs Barcelona 1 - 1

Madrid - Laga El Clasico di leg pertama semifinal Copa del Rey berakhir tanpa pemenang. Barcelona yang bikin gol lebih dulu akhirnya harus puas dengan skor 1-1 setelah Real Madrid menyamakan kedudukan di menit-menit akhir.

Di Santiago Bernabeu, Kamis (31/1/2013) dinihari WIB, kedua tim bermain imbang 0-0 di babak pertama. Baru di paruh kedua pertandingan Barcelona bisa memecah kebuntuan melalui gol yang dibuat Cesc Fabregas di menit 50.

The Catalans kemudian punya banyak peluang untuk menggandakan keunggulan. Namun bukan gol kedua yang didapat, gawang Pinto malah jebol di menit 83. Tampil gemilang di barisan belakang Los Merengues, Rapahel Verane menyempurnakan penampilannya dengan gol tandukan kepala yang dia buat.

Skor 1-1 ini sedikit menguntungkan Barcelona karena leg kedua akan digelar di Camp Nou bulan depan, di mana mereka cukup bermain imbang tanpa gol untuk bisa lolos ke final. Tapi fakta bahwa El Real tampil tanpa diperkuat lima pilarnya dan Barca gagal meraih kemenangan justru menjadi catatan khusus buat anak didik Tito Vilanova.

Jalannya Pertandingan

Tampil ekstra ofensif, Madrid sudah punya peluang di menit pertama pertandingan saat Gerard Pique harus menjegal Cristiano Ronaldo yang menusuk masuk ke kotak penalti. Pique dapat kartu kuning akibat pelanggaran tersebut dan Madrid dapat tendangan bebas. Freekick Ronaldo tepat mengarah ke sasaran, tapi kiper Pinto bereaksi cepat dengan meninju bola menjauh.

Pinto kembali membuat penyelamatan di menit sembilan. Dia menghalau si kulit bundar yang berbelok arah ke gawangnya setelah tendangan Essien dari sisi kanan lapangan membentur Jordi Alba.

Tiga menit kemudian Barca menciptakan peluang pertamanya melalui Alba. Lolos dari jebakan offside saat mengejar umpan cungkil Andres Iniesta, sepakan dari dalam kotak penalti Alba melenceng jauh dari sasaran.

Ronaldo! Pemain asal Portugal itu gagal menyambar umpan crossing yang dilepaskan Karim Benzema pada menit 19, padahal posisinya sudah tepat di muka gawang. Semenit berselang gantian Xavi yang membuat fans Madrid ketar-ketir, tendangan bebas yang dia lepaskan tipis di luar kotak penalti membentur mistar gawang.

Sebuah blunder yang dilakukan Carvalho nyaris membuat Madrid kebobolan. Bek senior itu salah memberi umpan pada Pedro Rodrigues di dalam kotak penalti, Xavi yang dapat sodoran bola langsung melepaskan tendangan ke gawang yang sudah ditinggal kiper. Tak ada gol dalam momen itu karena Raphael Varane dengan gemilang menghalau si kulit bundar tepat di garis gawang.

Umpan terobosan yang dilepaskan Ronaldo jatuh tepat ke kaki Benzema pada menit 26. Di dalam kotak penalti Benzema melepaskan tendangan keras yang arahnya hanya mengenai sisi luar jala gawang Pinto. Skor 0-0 bertahan hingga jeda babak pertama datang.

Babak kedua baru berjalan satu menit Madrid sudah punya peluang bikin gol andai tendangan Benzema dari dalam kotak penalti tak melayang tinggi.

Di menit 50 Barcelona akhirnya mencetak gol. Bermula dari aksi Varane membuang bola di daerah pertahanannya, dia terlambat naik untuk membuat jebakan offside. Fabregas pun dengan leluasa masuk kotak penalti dan berhadapan dengan kiper Diego Lopez usai dapat umpan dari Messi. Dengan dingin Fabregas menceploskan bola ke gawang dan mengantar Barca unggul 1-0.

Ronaldo kembali gagal memanfaatkan peluang yang diciptakan rekannya di menit 59. Kepalanya terlambat sepersekian detik untuk menyambar bola crossing yang dilepaskan Essien, padahal Ronaldo saat itu berada tepat di muka gawang.

Dani Alves nyaris membuat Barca menambah keunggulan saat tendangan yang dia lepaskan masih diterhalau kiper Lopez dengan dua tangannya. Juga membuang peluang untuk mencetak gol adalah Fabregas, dapat umpan datar dari Alves di tengah kotak penalti, sepakan keras Fabregas melayang tipis di atas mistar.

Memasuki menit 72 Barcelona punya kesempatan emas mencetak gol keduanya. Lewat serangan balik yang cepat Pedro Rodriguez tinggal berhadapan dengan Lopez. Dalam posisi satu lawan satu dan hanya berjarak kurang dari tiga meter dari mulut gawang, tendangan Pedro ke tiang jauh terlalu lebar.

Tak mampu memaksimalkan peluang yang dipunya, Barcelona akhirnya malah harus menerima gawangnya kebobolan. Menyongsong umpan silang dari sisi kanan, Varane memenangi perebutan bola dengan dua bek Barcelona. Tandukannya yang mengarah ke tiang dekat gagal dihalau Pinto.

Jelang El Clasico Bikin Xavi Termotivasi

Barcelona - Xavi Hernandez menyambut laga semifinal Copa del Rey kontra Real Madrid dengan antusias. Fakta bahwa Madrid adalah tim yang akan dihadapi makin menambah motivasi Xavi untuk meloloskan Barca ke final.

Babak semifinal Copa del Rey akan mementaskan El Clasico. Madrid akan lebih dulu jadi tuan rumah di leg I yang akan dimainkan di Santiago Bernabeu, Kamis (31/1/2013) dinihari WIB.

Rivalitas panas antara kedua tim sudah bukan menjadi rahasia lagi. Di musim lalu, Barca berhasil menyingkirkan Madrid di babak perempatfinal dan akhirnya keluar jadi juara. Namun di La Liga, mereka kalah bersaing dengan Los Blancos yang jadi kampiun dengan sejumlah catatan mengesankan.

Musim ini, Xavi bertekad untuk kembali menembus babak final bersama Barca. Gelandang 33 tahun itu pun menargetkan kemenangan di Santiago Bernabeu.

"Kami menantikannya dan penuh harapan. Kami ingin mencapai final dan kami punya motivasi ekstra untuk itu yaitu Real Madrid yang kami hadapi," ujar Xavi seperti dikutip Football Espana.

"Kami akan mencoba untuk membuktikan diri, bermain dan menerapkan filosofi yang kami miliki selama bertahun-tahun," lanjut pemain yang baru saja memperpanjang kontraknya bersama Barca itu.

"Tidak ada cara lain selain mencoba untuk memenangi laga dan mencetak gol sebanyak mungkin jadi bisa menentukan di Camp Nou, di depan fans kami," katanya menambahkan.

sumber

Tendang ballboy , Hazard Dituntut FA

London - Atas kartu merah yang didapat karena menendang ballboy, Eden Hazard terancam dapat hukuman lebih dari tiga kali larangan bermain. FA mendakwanya telah melakukan tindak kekerasan.

Hazard otomatis mendapat sanksi larangan bertanding sebanyak tiga laga menyusul kartu merah langsung yang dia dapat saat Chelsea diimbangi Swansea City di semifinal Piala Liga Inggris, tengah pekan lalu. Namun atas aksinya menendang seorang ballboy, gelandang asal Belgia itu terancam dapat sanksi lebih berat lagi.

Dalam pernyataan resminya, Jumat (25/1/2013) waktu setempat, FA mendakwa Hazard telah melakukan tindakan kekerasan. Dia kini diberi waktu hingga Selasa (29/1/2013) untuk mengajukan banding. Demikian diberitakanReuters.

Hazard terlihat menendang seorang ballboy di menit 78 laga Chelsea vs Swansea. Pesepakbola 22 tahun melakukan aksi tersebut karena merasa siballboy menghalangi bola di bawah tubuhnya dalam posisi telungkup, dengan dugaan hal tersebut sengaja dilakukan demi mengulur waktu dan meloloskanThe Swans ke final.

Atas aksinya itu Hazard dapat kecaman dari banyak pihak, meski dia juga dapat dukungan dan si ballboy gantian dapat kritik. Hazard dan ballboy, yang diketahui bernama Charlie Morgan, sudah meminta maaf atas kejadian tersebut. Pertandingan Swansea vs Chelsea itu berakhir dengan 0-0, yang membuat tuan rumah masuk ke final berkat keunggulan agregat 2-0.

Menyusul kejadian tersebut, FA mengeluarkan pernyataan resmi yang meminta seluruh klub untuk bertanggung jawab dan memastikan para ballboy serta personel lapangan lainnya untuk selalu menjaga sikap.

chelsea gasak villa 8 - 0

London - Chelsea berpesta gol ketika menjamu Aston Villa. Delapan gol dicetak para pemain The Blues untuk menang telak 8-0.

Di Stamford Bridge, Minggu (23/12/2012), Fernando Torres membuka pesta gol Chelsea lewat golnya pada menit 3. David Luiz dan Branislav Ivanovic kemudian masing-masing menambah satu gol untuk membuat babak pertama berakhir 3-0.

Di paruh kedua laga, Frank Lampard, Ramires (dua gol), Oscar, dan Eden Hazard masing-masing mencetak gol untuk membuat Chelsea menang telak 8-0.

Dengan hasil tersebut, 'Si Biru' kini bertengger di posisi tiga klasemen sementara Liga Primer dengan 32 poin hasil dari 17 pertandingan. Villa, dengan 18 poin, sebaliknya kini berjarak tiga poin saja dari zona maut.

Jalannya Pertandingan

Belum genap tiga menit pertandingan berlangsung, Chelsea sudah memimpin 1-0. Gol dibuat oleh Fernando Torres lewat sundulan.

Cesar Azpilicueta mengirimkan umpan silang dari sisi kanan lapangan dan Torres menyambutnya dengan tandukan yang membuat bola bersarang di dalam gawang Brad Guzan.

Pada menit 29, Chelsea menggandakan keunggulan. Lewat sebuah tendangan bebas, David Luiz mengirim bola dengan mulus ke dalam gawang Villa.

Skor berubah lagi lima menit berselang. Dari sepak pojok, bola coba diteruskan Gary Cahill lalu disundul oleh Branislav Ivanovic dan kemudian bersarang di dalam gawang Villa.

Guzan melakukan penyelamatan krusial pada menit 50. Di depan gawangnya, Mata melepaskan tembakan yang bisa ditepis Guzan.

Chelsea terus menekan dan membuat Guzan kerepotan. Pada menit 59, ia pun mesti kembali memungut bola dari dalam gawangnya setelah tendangan keras Frank Lampard mengubah skor jadi 4-0.

Giliran Villa menekan pada menit 62. Stephen Ireland mengirim bola ke Andreas Weimann yang meneruskan dengan sepakan jitu ke arah gawang Chelsea. Tetapi Petr Cech masih sanggup menepis bola yang lantas memantul dan melambung.

Oscar yang masuk menggantikan Fernando Torres nyaris saja menambah keunggulan timnya pada menit 69. Menerimpa sodoran bola dari Ramires, yang juga masuk sebagai pemain pengganti, Oscar kemudian mengirim bola sedikit melebar dari sasaran.

Chelsea mencetak gol nomor lima ke gawang Villa ketika laga memasuki menit 75. Lucas Piazon, yang baru masuk menggantikan Juan Mata, mengirim umpan jitu untuk Ramires yang kemudian menceploskan bola melewati Guzan.

Wasit menunjuk titik putih pada menit 79 setelah Oscar dijatuhkan di kotak terlarang. Oscar menjadi algojo dan menuntaskan tugas dengan sempurna.

Pada menit 83, gol nomor tujuh untuk Chelsea lahir. Dari arah kanan gawang Villa, Eden Hazard mencari ruang di antara kepungan tiga pemain lawan sebelum kemudian melepaskan tembakan keras yang bersarang di bagian atas gawang Villa.

Chelsea kembali mendapatkan penalti pada menit 89. Lucas Piazon maju menjadi algojo kendati eksekusinya masih bisa dikandaskan Guzan.

Di menit injury time, Ramires berhasil mencetak gol kedua dari dirinya, sekaligus menambah keunggulan Chelsea menjadi 8-0 lewat tendangan kerasnya di depan kotak penalti.

Susunan Pemain

Chelsea: Cech; Azpilicueta, Ivanovic, Cahill, Cole, David Luiz, Lampard (Ramires 61'), Moses, Mata (Piazon 74'), Hazard, Torres (Oscar '67).

Aston Villa: Guzan, Lowton, Baker, Clark, Lichaj (Bennett 56'), Holman, Westwood (Ireland 57'), Bannan, Herd, Weimann, Benteke.

cerita Jose Mourinho dan Sir Alex Ferguson

Jakarta - Ketika Steve McManaman menarik keluar nama Manchester United, mereka yang menyaksikan acara pengundian itu tahu: satu laga besar tercipta. United dan Real Madrid, ada cerita unik di situ.

Ya, jauh sebelum hari pengundian babak 16 besar Liga Champions itu, ada cukup banyak cerita untuk dikisahkan di balik kedua klub tersebut. Kalau boleh disebut, punya romantismenya sendiri. Romantisme tersebut jauh adanya bahkan sebelum cerita Jose Mourinho dan Sir Alex Ferguson kerap bertemu dan saling berbincang sembari membuka sebotol anggur.

Okelah jika itu bukan sebuah bentuk romantisme. Silakan sebut dengan istilah lainnya. Tapi, Madrid dan United memang punya koneksi unik. Terlebih jika Anda memandangnya dari kacamata Sir Alex, koneksi tersebut akan makin terasa unik.

Pernahkah Anda mendengar cerita pria tua itu mengenai Ferenc Puskas? Mereka yang pernah mendengarnya pasti tahu betapa permainan Puskas begitu membekas di benak Sir Alex. Puskas tak lain dan tak bukan adalah legenda Hongaria -- sekaligus legenda sepakbola -- yang sebagian kariernya dihabiskan di Madrid. Ia wafat pada 2006 dan itu membuat ingatan Sir Alex melayang ke Hampden Park pada 1960.

Hari itu Puskas dengan nomor 10-nya melumat Eintracht Frankfurt tanpa ampun. Madrid menang 7-3, Puskas mencetak empat gol, sementara tiga lainnya dihabiskan oleh legenda Madrid lain yang, Alfredo Di Stefano. Hampden Park penuh sesak, dan Sir Alex ada di tempat itu.

Bertahun-tahun kemudian, cerita kemenangan Madrid itu dituturkannya dengan jelas. Dia mengaku beruntung bisa menyaksikan Puskas bermain beberapa kali dan tak ragu menyebut Puskas sebagai salah satu pemain yang spesial. Lebih dari itu, Sir Alex juga mengagumi permainan Puskas dan Mighty Magyars Hongaria. Pria asal Skotlandia itu bahkan ingat betul bagaimana Hongaria melindas Inggris di Wembley pada 1953.

"Saya punya banyak memori tentangnya. Saya menyaksikannya kala menjuarai European Cup (sekarang Liga Champions) pada 1960. Pada hari-harinya, dia adalah pemain yang spesial," tutur Sir Alex.

Konon, permainan Madrid dan Hongaria (khususnya Puskas) kala itu meletakkan benih taktik sepakbola di sudut-sudut terpencil di benak Ferguson muda. Ada yang menyebut, saking berbekasnya laga di Hampden Park itu, Sir Alex ingin membangun tim yang kurang lebih sama. Pencarian akan tim seperti itu kelak akan berlangsung lama, bahkan sampai akhirnya dia tiba di sebuah tim yang tengah menurun. Tim itu bernama Manchester United.

Kala United tak kunjung bisa menjuarai Liga Inggris, Sir Alex begitu putus asa. Dia menawar semua pemain depan yang ada; David Hirst dari Sheffield Wednesday, Alan Shearer yang ketika itu masih bermain untuk Southampton, tapi akhirnya malah mendapatkan Dion Dublin. Tapi, Dublin terbukti tidak cukup. Setelah satu musim yang berakhir dengan kegagalan lagi, di mana gelar juara melayang ke Leeds United, Sir Alex akhirnya menemukan kepingan terakhir yang dicarinya: Eric Cantona.

Bersama Cantona, United mengawali kejayaan di tanah Inggris. Tapi, belum di Eropa. Jika Anda menyaksikan season review sekitar tahun-tahun itu, maka Anda akan menemukan pertanyaan demikian, "Apakah Anda (Ferguson) akan pensiun jika United akhirnya menjuarai Eropa?". Fergie hanya tersenyum menjawab pertanyaan tersebut. Tapi, pertanyaan itu sesungguhnya meninggalkan kesan yang cukup dalam.

Saking ingin membangun tim yang bisa menaklukkan Eropa, Sir Alex disebut-sebut ingin membangun tim yang mirip-mirip dengan Madrid pada era Puskas atau Hongaria pada era Mighty Magyars. Sampai hari ini, dia bahkan masih mengaku heran Hongaria gagal jadi juara dunia pada 1954. Hongaria pada waktu itu unik, dan tidak hanya punya Puskas, tetapi juga nama lain seperti Sandor Kocsis. Ada pula Nandor Hidegkuti, seorang "nomor 9" yang posisinya tidak statis berdiri di depan, tetapi juga turun hingga ke lini tengah. Taktik Hongaria inilah yang dilihat Sir Alex begitu memporak-porandakan Inggris.

Untuk membangunnya, dia butuh pemain yang pas, dan oleh karenanya, pada suatu waktu, dia pernah dikabarkan mengincar gelandang muda Barcelona, namanya Pep Guardiola. Impian untuk menggaet Guardiola itu tidak tercapai dan akhirnya tidak akan pernah tercapai. Sir Alex harus menunggu bertahun-tahun lagi untuk menaklukkan Eropa.

United akhirnya menjadi juara pada 1999, tapi dengan tim yang sesungguhnya relatif lebih sederhana dibanding apa yang ada di benak Sir Alex. Tak sampai satu musim setelah meraih mahkota Eropa di Barcelona, pada musim 1999/2000, Sir Alex akhirnya bertemu dengan Madrid. Kala itu komentator televisi melabeli laganya sebagai "The Holder against The Keeper". The Holder adalah untuk United karena merekalah juara bertahannya. Sementara The Keeper adalah untuk Madrid karena mereka, sebagai pengoleksi gelar terbanyak, diibaratkan sebagai pemilik trofi Eropa itu.

Keadaannya sungguh berbeda. Ini memang bukan pertama kalinya Sir Alex bertemu Madrid. Di tahun 1983 dia pernah membawa Aberdeen mengalahkan Madrid, yang kala itu dilatih Di Stefano, pada fnal Piala Winners. Pada pertandingan itulah Sir Alex konon belajar pentingnya sebuah psy war. Dia dikisahkan diberi saran oleh Jock Stein -- eks pelatih tim nasional Skotlandia -- untuk memberikan sebotol whiskey kepada Di Stefano sebagai pertanda bahwa Aberdeen sudah cukup senang bisa bermain di final. Nyatanya? Aberdeen menang 2-1.

Tapi, Madrid pada 1999/2000 itu benar-benar memberikan pelajaran lainnya untuk Sir Alex. Fernando Redondo dengan mudah melewati Henning Berg, merangsek ke dalam kotak penalti, dan memberikan bola ke tengah kotak penalti. Raul Gonzalez, yang entah dari mana datangnya, berlari masuk tak terkawal dan menyambar bola itu. United kebobolan oleh gol yang sungguh brilian dan mereka kalah 2-3 malam itu. Piala gagal dipertahankan dan Madrid melaju ke final sampai jadi juara.

Mungkin Sir Alex butuh sesuatu yang lebih jika timnya diharuskan bertemu dengan jenius semodel Redondo. Tahun 2003 kedua tim kembali bertemu dan United lagi-lagi berujung jadi tim yang kalah. Sir Alex kemudian membutuhkan waktu lima tahun sampai akhirnya benar-benar bisa membangun tim yang bisa berjaya di Eropa, tim yang mirip dengan idealisme masa mudanya.

Kali ini kepingan itu terbentuk dari sekelompok pemain muda bernama Wayne Rooney, Carlos Tevez, dan Cristiano Ronaldo. Tak ada yang meragukan ketajaman Ronaldo pada musim di mana United jadi juara Eropa pada 2008. Tapi, kombinasinya di lini depan bersama Rooney dan Tevez-lah yang benar-benar menghidupkan apa yang sudah terpendam di benak Sir Alex selama bertahun-tahun.

Situs taktik Zonal Marking, menyebut bahwa tim United kala itu adalah salah satu tim terbaik dalam satu dekade terakhir. Mereka bermain tanpa penyerang murni. Rooney dan Tevez sejatinya memang penyerang, tetapi mereka kerap turun ke lini tengah, membuka ruang, dan membiarkan Ronaldo masuk dari lini kedua. Taktik ini mirip dengan apa yang dilihat Sir Alex pada Puskas dan tim-tim tempat dia bermain, Madrid dan Hongaria, bertahun-tahun lampau.

Masih ada koneksi lainnya, meski itu adalah yang terkecil sekalipun, seperti kenyataan bahwa Madrid kerap menampung bintang-bintang United semodel Ronaldo, David Beckham atau Ruud van Nistelrooy. Yang lainnya, apalagi kalau bukan rumor yang selalu beredar seputar masa depan Mourinho. Bukan rahasia apabila The Special One selalu dirumorkan bakal menjadi pengganti Sir Alex kelak, meski Sir Alex sendiri tampak tidak ambil pusing ke mana Mourinho akan melangkah setelahnya.

Silakan menunggu saja, mereka-reka, dan memprediksi bagaimana hasil laga United vs Madrid nanti. Masih ada sekitar satu setengah bulan lagi sebelum laga itu kick-off. Untuk sekarang, biarkan Sir Alex atau Mourinho memilih, anggur terbaik mana yang akan mereka buka nanti.


==

* Penulis adalah wartawan detiksport. Akun twitter: @RossiFinza

Giggs Sudah Siapkan Masa Pensiun

Manchester - Karier Ryan Giggs sebagai pesepakbola diprediksi tak akan lama lagi dengan usianya yang sudah menginjak 39 tahun. Ia pun mengaku sudah mempersiapkan masa pensuinnya.

Giggs sudah tidak banyak bermain lagi bagi Manchester United musim ini. Pemain asal Wales itu baru turun berlaga sebanyak 12 laga dan menyumbang dua gol di semua ajang dengan total waktu sebanyak 629 menit.

Ditambah fakta bahwa kontrak Giggs dengan 'Setan Merah' tinggal menyisakan sekitar enam bulan lagi, muncul spekulasi yang menyebutkan dia bakal gantung sepatu di akhir musim.

Giggs sendiri ternyata diam-diam sudah mempersiapkan masa pensiunnya. Ia yang tertarik menjadi manajer sebuah klub ternyata sedang mengambil kursus kepelatihan.

"Saat saya pensiun, saya akan mencoba hal baik berikutnya. Manajemen (klub) menarik minat saya," ucap Giggs sperti dilansir oleh Daily Mail.

"Semakin dekat masa pensiun, saya semakin sering berpikir mengenai hal itu. Yang bisa saya perbuat adalah mempersiapkan diri saya sebaik yang saya bisa untuk masa pensiun."

"Saya sudah mengikuti kursus kepelatihan level satu dengan Nev (Gary Neville), kedua lisensi A. Dan kamu mulai untuk mengikuti lisensi profesional tahun depan," imbuh pemain yang menghabiskan sepanjang kariernya bersama MU itu.

Selama hampir 23 tahun memperkuat MU, Giggs menyumbangkan 12 trofi Liga Inggris, empat Piala FA dan Piala Liga, delapan Community Shield, dua Liga Champions dan Piala Interkontinentar, serta satu Piala Super Eropa.

'Guru' Guardiola Bicara Soal Barca, Jerman 1972 dan Messi

Barcelona - Sejak dilatih Pep Guardiola Barcelona menjadi salah satu klub terbaik sepanjang sejarah. Jikapun ada yang layak disejajarkan dengan Blaugrana, maka tim tersebut adalah timnas Jerman 1972.

Penilaian tersebut datang dari Juanma Lillo, pria yang kerap disebut adalah 'guru' Guardiola dalam hal taktik sepakbola. Suatu ketika, Guardiola pun sempat mengakui hal tersebut dalam sebuah wawancara di sebuah kesempatan.

"Saya belajar dari setiap pelatih yang pernah saya kenal. Tapi secara khusus, ada tiga pelatih yang berhasil menanamkan jejaknya kepada saya: Johan Cruyff, Carles Rexach, dan Juanma Lillo," ujarnya suatu ketika.

Lillo mulai dikenal publik ketika ia menemukan pola 4-2-3-1. Ia mengaku mempelajari banyak rekaman pertandingan dari mulai tahun 1920. Dari pengamatannya tersebut, Lillo lalu menilai bahwa tim nasional Jerman pada tahun 1972 adalah tim yang paling cocok disejajarkan dengan El Barca sejak era Guardiola hingga sekarang.

Sebagai catatan, timnas Jerman (Barat) tahun 1972 diisi oleh pemain-pemain sekaliber Berti Vogts, Wolfgang Overath, Sepp Maier, Franz Beckenbauer, atau Gerd Mueller. Saat itu Jerman sukses meraih gelar Piala Eropa dengan mengalahkan Uni Sovyet di final.

"Saya melihat bagaimana jalannya pertandingan tersebut dan siapa saja yang bermain. Bagaimana hebatnya tim nasional Hungaria tahun 1954 dulu. (Melihat) pemain-pemain seperti Roger Piantoni (Prancis) dan Farkas (Hungaria). Pada saat itulah Total Football muncul pertama kali, bukan dimulai dari timnas Belanda tahun 1974 atau Jerman 1972," jelasnya kepada Marca.

"Setiap pemain (saat itu) lebih terkonsentrasi dengan gaya bermain daripada penempatan posisi. Saat ini, bek tengah, gelandang menyerang, pemain-pemain hebat seperti Eusebio, (Alfredo) Di Stefano, Pele, (Johan) Cruyff, (Franz) Beckenbauer, dan (Bobby) Charlton, semuanya memiliki posisi di lapangan. Jerman 1972 adalah tim yang paling mendekati Barca saat ini," lanjutnya.

Tentang Lionel Messi, mesin gol Barca yang sukses mematahkan rekor 85 gol Gerd Mueller, Lillo berujar bahwa Messi tak sekedar pencetak gol.

"Dia (Messi) lebih dari seorang pencetak gol. Dia menjemput bola dari area belakang, bermain di luar areanya, dan sangat jarang tertangkap offside."  

Tito pun Kagum dengan Pencapaian Rekor Messi

Barcelona - Jika ada orang yang memperhatikan perkembangan Lionel Messi sejak masih yunior, maka Tito Vilanova adalah salah satunya. Manajer Barcelona itu bahkan mengaku kagum melihat perkembangan Messi dari dulu hingga sekarang.

Bahwa Messi adalah salah satu pesepakbola terbaik yang pernah ada, bisa jadi tidak ada yang membantahnya. Tolok ukurnya adalah berbagai pencapaian di level klub dan juga pribadi. Selain itu, tentu saja permainan Messi di lapangan.

Yang teranyar adalah bagaimana dia melampaui catatan gol Gerd Mueller dalam satu tahun kalender. Momen pemecahan rekor Mueller akhirnya terjadi di laga kontra Betis. Tampil sebagai starter, Messi mencetak dua buah gol, masing-masing pada menit ke-16 dan 25. Gol-gol Messi itu membantu Barca menang 2-1.

Dengan tambahan dua gol pula, total gol Messi pada tahun ini menjadi 86 buah. Rinciannya adalah 74 gol untuk Barca dan 12 sisanya untuk negaranya.

Dua gol tersebut juga bikin Messi melewati torehan Cesar Rodriguez sebagai topskorer Barca di liga. Messi butuh 229 penampilan, sejak debutnya pada 2004, untuk membuat 192 gol yang melewati 190 gol Cesar Rodriguez dalam 287 penampilan bersama Barca.

Catatan luar biasa itu membuat Vilanova memutar kembali ingatan dan menuturkan ulang seperti apa Messi kala masih yunior dulu. Di mata Vilanova, Messi tidak pernah berubah.

"Salah satu kehebatan Messi adalah dia masih bermain seperti ketika dia masih yunior dulu," ujar Vilanova, yang dulu pernah menjadi asisten manajer Barcelona B, seperti dilansir Reuters.

"Kariernya, apa yang sudah ia dapatkan, tak ada yang pernah memprediksikannya."

"Saya menikmati permainannya dulu dan juga sekarang. Saya harap, dia akan terus demikian untuk waktu yang panjang," ucap Vilanova.

Messi masih punya peluang untuk menajamkan rekornya. Pasalnya, Barca masih punya tiga pertandingan tersisa pada tahun ini. Sambil setengah bergurau, Messi juga mengaku masih akan menambah koleksi golnya sebelum tahun ini berakhir.

"Saya akan mencoba mencetak satu atau dua gol lagi agar semakin menyulitkan buat siapapun yang berusaha memecahkannya," ucap Messi.

Menangi Derbi, Kota Madrid "Memutih"

MADRID,  Real Madrid sukses menaklukkan rival sekotanya, Atletico Madrid, pada laga lanjutan Liga BBVA di Santiago Bernabeu, Sabtu atau Minggu (2/12/2012) dini hari WIB. Cristiano Ronaldo dan Mesut Oezil menjadi penyumbang dua gol Madrid ke jala Atletico.

Madrid berupaya memenangi laga sekota ini demi menjaga persaingan menuju gelar Liga BBVA. Apalagi, sebelum pertandingan, Madrid tertinggal delapan angka dari Atletico. Sementara bagi Atletico, laga melawan Madrid bisa digunakan untuk mengubah catatan buruk tak pernah menang dari Madrid sejak 1999.

Akan tetapi, impian Los Colchoneros menjauh pada menit ke-15. Mendapat hadiah tendangan bebas dari sudut menguntungkan, Madrid sukses membobol gawang Atletico lewat eksekusi Ronaldo.

Gol tersebut terasa indah bagi Ronaldo. Pasalnya, gol itu merupakan gol tendangan bebas pertamanya musim ini. Uniknya, terakhir kali Ronaldo mencetak gol tendangan bebas, terjadi pada April silam, kontra Atletico yang juga dikawal Thibaut Courtois.

Atletico sendiri kerap gagal menembus barisan pertahanan tuan rumah. Alhasil, babak pertama skor 1-0 tetap bertahan untuk Los Merengues.

Setelah turun minum, Madrid kembali mendominasi pertandingan. Pada menit ke-49, Karim Benzema melepaskan tembakan mendatar yang masih bisa dihentikan Courtois.

Publik Santiago Bernabeu pun kembali bergemuruh. Memasuki menit ke-66, Madrid berhasil menggandakan kedudukan melalui sepakan voli Oezil. Pemain asal Jerman itu mencetak gol setelah menerima umpan Ronaldo.

Meski sudah unggul 2-0, Madrid tak mengendurkan serangan. Bahkan, pada menit ke-74 dan ke-78, Los Blancos memperoleh kesempatan memperbesar skor lewat aksi Ronaldo. Sayangnya, tendangan bebas dan sepakan kaki kiri pemain Portugal itu masih membentuk mistar dan tiang gawang Los Rojiblancos. Hingga pertandingan berakhir, Madrid menang 2-0 atas Atletico.

Torehan poin penuh ini tak memengaruhi peringkat kedua klub. Madrid tetap berada di urutan kedua, dan Atletico tepat di atasnya. Namun, selisih keduanya menipis menjadi lima poin. Madrid kini mengumpulkan 29 poin, dan Atletico tetap 34 poin. Puncak klasemen masih diduduki Barcelona dengan 40 poin.

Susunan pemain
Madrid:
1-Iker Casillas; 17-Alvaro Arbeloa, 3-Pepe, 4-Sergio Ramos, 5-Fabio Coentrao; 6-Sami Khedira, 14-Xabi Alonso; 22-Angel di Maria (21-Jose Callejon 70), 10-Mesut Oezil (19-Luka Modric 88), 7-Cristiano Ronaldo; 9-Karim Benzema (34-Jose Rodriguez 90+2)

Atletico: 13-Thibaut Courtois; 20-Juanfran, 2-Diego Godin, 18-Daniel Diaz, 23-Miranda; 4-Mario Suarez, 14-Gabi Fernandez (5-Tiago Mendes 73); 10-Arda Turan (8-Raul Garcia 78), 6-Koke (7-Adrian Lopez 73), 19-Diego Costa; 9-Radamel Falcao

Wasit: Alberto Undiano

Barca Perkasa Taklukkan Bilbao

BARCELONA,  Barcelona berhasil menang mudah atas Athletic Bilbao pada jornada ke-14 Liga BBVA di Stadion Nou Camp, Sabtu atau Minggu (2/12/2012) dini hari WIB dengan skor 5-1. Kemenangan itu berkat gol dari Gerard Pique (menit ke-22), Lionel Messi (menit ke-25 dan ke-70), Adriano Correia (menit ke-45), dan Cesc Fabregas (menit ke-57). Sedangkan gol untuk Bilbao dilesakkan Ibai Gomez pada menit ke-65.

Pertandingan baru berlangsung 22 menit, Barcelona sudah mampu unggul cepat. Memanfaatkan umpan sepak pojok Messi, Fabregas lantas menyambar bola yang sempat mengenai pemain Bilbao. Namun, sepakan Fabregas mampu dimentahkan Iraizoz. Malang, bola muntah justru mengarah ke depan mulut gawang Bilbao. Pique yang berada di sana, dengan mudah menceploskan bola untuk membuka skor.

Tiga menit berselang, Barcelona berhasil menggandakan skor. Kali ini, Messi mencatatkan namanya di papan skor. Umpan Xavi Hernandez dimaksimalkan Messi dengan mengecoh Iraizoz. Bola sempat berusaha dibuang Fernando Amorebieta, namun malah masuk ke gawang sendiri.

Jelang babak pertama berakhir, Barcelona menambah pundi-pundi gol. Kali ini, umpan ciamik Fabregas mampu diselesaikan dengan sempurna oleh Adriano yang merangsek naik ke depan gawang Bilbao. Skor babak pertama berkesudahan 3-0 untuk Barcelona.

Pesta gol Barcelona berlanjut pada babak kedua. Laga baru berjalan 12 menit, publik Camp Nou sudah bersorak kembali. Fabregas mencetak gol untuk Barcelona, usai menerima umpan manis Iniesta.

Bilbao sempat mengais asa pada pertengahan babak kedua. Pada menit ke-65, umpan Ander Iturraspe berhasil dimaksimalkan Gomez untuk menaklukkan gawang Victor Valdes dan mengubah skor menjadi 1-4.

Akan tetapi, asa tersebut kembali menyurut lima menit berselang. Lagi-lagi Barcelona mampu menjauhkan skor pertandingan. Kembali, Messi sukses membuat Iraizoz memungut bola dari jalanya berkat gol lesakan kaki kanan.

Hasil 5-1 bertahan hingga peluit akhir pertandingan berbunyi. Barcelona semakin kokoh di puncak klasemen Liga BBVA dengan 40 poin. Sementara Bilbao tetap berada di urutan ke-14 dengan koleksi 15 angka.

Susunan pemain
Barcelona:
1-Victor Valdes; 21-Adriano Correia (19-Martin Montoya 74), 3-Gerard Pique, 14-Javier Mascherano, 18-Jordi Alba; 16-Sergio Busquets (25-Alex Song 75), 6-Xavi Hernandez, 4-Cesc Fabregas; 8-Andres Iniesta (11-Thiago Alcantara 74), 10-Lionel Messi, 17-Pedro Rodriguez

Bilbao: 1-Gorka Iraizoz; 28-Jonas Ramalho (6-Mikel San Jose 73), 23-Borja Ekiza, 5-Fernando Amorebieta, 3-Jon Aurtenetxe; 8-Ander Iturraspe, 21-Ander Herrera, 10-Oscar de Marcos; 11-Ibai Gomez, 20-Aritz Aduriz (9-Fernando Llorente 46), 14-Markel Susaeta (2-Gaizka Toquero 64)

Wasit: Antonio Mateu

Lolos, Thailand Tetap Ingin Tampil Ngotot

Bangkok - Thailand sudah memastikan lolos ke babak semifinal Piala AFF 2012. Meski demikian, pelatih Thailand Winfried Schaefer meminta anak-anak didiknya untuk tetap tampil maksimal di laga terakhir kontra Vietnam.

Thailand memastikan satu tempat di babak semifinal setelah membukukan kemenangan 4-0 atas Myanmar di pertandingan kedua Grup B hari Selasa lalu. Di pertandingan pertama, Thailand juga meraih kemenangan atas Filipina.

Dengan koleksi enam poin, Thailand sudah dipastikan melangkah ke babak semifinal. Jika mampu mengamankan hasil imbang saat melawan Vietnam, Jumat (30/11/2012) malam WIB, Thailand akan dipastikan lolos sebagai juara grup.

Kendati demikian, Schaefer tak mau timnya hanya mengincar hasil seri. Pelatih asal Jerman itu meminta Taerasil Dangda dkk. untuk tetap tampil maksimal demi meraih kemenangan.

"Besok (Jumat) kami harus berjuang dalam level yang sama dan bermain sepakbola layaknya ini adalah pertandingan terakhir kami," tutur Schaefer seperti dikutip ESPN Star.

"Kami akan bermain untuk tiga angka dan saya tidak suka kalah. Sesederhana itu. Saya ingin penampilan yang semangat dari para pemain dan menunjukkan perjuangan selama 90 menit."

"Saya berharap mereka yang bermain besok akan memberi penampilan dengan level yang sama. Sebuah tim yang bagus tidak hanya bergantung pada 11 pemain utama tapi 22 pemain di dalam skuat," lanjur Schaefer.

"Kami di sini bukan untuk berlibur, kami di sini untuk memenangi turnamen. Besok akan ada lebih banyak suporter di stadion dan Anda tidak boleh tampil dengan intensitas yang kurang," katanya menambahkan.

Gol Tendangan Bebas Andik Taklukkan Singapura

Kuala Lumpur - Indonesia meraih hasil positif di laga kedua Grup B AFF Suzuki Cup 2012. Melawan 10 pemain Singapura, 'Merah Putih' menang 1-0 berkat gol Andik Vermansah.

Dalam laga yang dihelat di Stadion Bukit Jalil, Rabu (28/11/2012) sore WIB, Andik yang baru main di babak kedua mencetak gol ketika pertandingan tersisa tiga menit setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol sejak babak pertama.

Singapura harus bermain dengan 10 orang setelah Muhd. Irwan Shah dikartumerah di pertengahan babak kedua.

Dengan kemenangan ini Indonesia sementara memimpin Grup B dengan empat poin, setelah bermain imbang kontra Laos di laga pertama. Hasil ini juga menyibak peluang tim asuhan Nil Maizar itu lolos ke semifinal.

Sementara Singapura di posisi kedua dengan tiga poin usai menang 3-0 atas Malaysia di laga pertama.

Malam ini Malaysia akan berlaga melawan Laos.

Jalannya Pertandingan

Singapura yang menguasai jalannya laga memperoleh peluang di menit 15 ketika korner Shi JIayi menuju kotak penalti dan disambut sepakan Khairul Amri namun bola masih melenceng dari sasaran.

Enam menit berselang giliran Indonesia mendapat kesempatan emas pertama cetak gol lewat sepakan Vendry Mofu memaksimalkan umpan M Rachmat. Tapi Izwan Mahbud masih bisa menepisnya dan berujung korner.

DI menit 24 dari sebuah situasi free kick, Jiayi menggulirkan bola ke depan kotak penalti dan langsung dihajar Shahdan Sulaiman tapi si kulit bundar masih bisa ditepis dengan baik oleh Wahyu Tri Nugroho.

Gawang Indonesia nyaris terancam di menit 29 ketika Jiayi mendapat bola di sisi kanan, tapi sayang ia gagal menjaga akurasi tendangan dan bola melayang jauh di atas mistar.

Shahdan punya peluang lagi di menit 31 dari sepakan jarak jauh tapi bola menyasar sisi gawang dan belum membahayakan jala Wahyu.

Di menit 42 Indonesia punya peluang ketika tembakan keras kaki kiri Novan Setya menuju gawang dan bisa ditepis Mahbud.

Semenit sebelum babak pertama usai Singapura kembali dapat peluang, kali ini lewat sundulan Baihakki Khaizan meneruskan free kick Shahdan tapi bola masih melayang di atas gawang.

Masuk di babak kedua Indonesia menggantikan Elie Aiboy dengan Andik Vermansah demi menambah daya gedor di lini serang.

Di menit 53 serangan Indonesia sempat membebaskan Okto di pertahanan Singapura dan membuatnya cetak gol tapi sayang posisinya terjebak off-side.

Masuk di menit 66 Singapura harus bermain dengan 10 orang ketika Muhammad Irwan Shah diusir keluar lapangan usai mendapat kartu kuning kedua karena melanggar Andik.

Di menit 72 Andik melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti tapi masih bisa diamankan Mahbud, bola sempat terlepas namun cepat ditangkap lagi Mahbud sebelum disambar pemain Indonesia.

Duric! Di menit 81 nyaris saja striker berbadan tinggi tegap itu menjebol jala Wahyu lewat sundulan tapi beruntung bola masih menerpa mistar.

Qiu Li di menit 85 lewat sepakan bebas yang mengarah ke pojok kanan atas gawang Wahyu, tapi dengan sigap bola berhasil ditangkapnya.

Andik! Indonesia berhasil menjebol jala Singapura di menit 87 ketika sepakan bebas Andik dari sisi kanan meluncur deras ke tiang jauh dan melesak mulus tanpa bisa dihadang Mahbud. Indonesia memimpin 1-0.

Skor tersebut bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain

Indonesia; Wahyu Tri, Raphael Maitimo, Novan Setya, Fachruddin, Wahyu Wiji Astanto, Taufiq, Elie Aiboy (Andik Vermansah 46'), Irfan Bachdim, Vendry Mofu, Okto Maniani (Rasyid Bakrie 76'), Rachmat Syamsuddin Leo (Bambang Pamungkas 56').

Singapura: Mohamad Izwan Mahbud, Baihakki Khaizan, Shi Jiayi, Shahdan Sulaiman, Hariss Harun (Aleksandar Duric 39'), Mustafic Fahruddin, Daniel Bennett, Mohd Shahril Ishak, Mohd Khairul Amri (Qiu Li 76'), Muhammad Irwan Shah, Muhammad Safuwan Baharudin.
(mrp/din)

'Benitez Harus Minta Maaf kepada Fans Chelsea'

London - Rafael Benitez saat ini masih belum bisa diterima fans Chelsea. Agar pendukung The Blues mau menerimanya, Benitez disarankan agar meminta maaf atas ucapannya di masa lalu yang dinilai telah menyakiti fans.

Sejak ditunjuk jadi manajer interim Chelsea pertengahan pekan lalu, fans terus menunjukkan resistensi pada kepemimpinan manajer asal Spanyol itu. Penolakan kian deras saat Benitez memimpin Chelsea di laga perdananya kontra Manchester City dua hari lalu.

Apa yang dilakukan fans ini semata-mata akibat pernyataan Benitez saat ia menangani Liverpool beberapa musim silam yang dinilai menghina klub dan juga fans. Plus ia juga sempat berikrar tak akan pernah menerima tawaran pekerjaan dari Chelsea untuk menghormati The Reds.

Bukan rahasia lagi jika memang Benitez juga sering beradu argumen dengan eks manajer 'Si Biru' Jose Mourinho saat itu. Berdasarkan fakta itu maka Benitez disarankan agar mengakui kesalahannya di masa lalu dan meminta maaf kepada fans Chelsea, agar resistensi semacam di atas tak terjadi lagi di masa tujuh bulan kerja Benitez di Stamford Bridge.

"Saya pikir permintaan maaf akan sedikit membantu untuk beberapa fans. Bahkan penerimaan maaf atas apa yang sudah dikatakan akan jadi awal," ujar salah satu chairman grup suporter Chelsea, Trizian Fiorellino, di Soccernet.

"Yang dikatakannya adalah untuk coba melindungi klubnya saat itu (tapi manajer Chelsea) Mourinho ahli dalam hal itu dan saya tidak berpikir dia secara langsung ingin menyerang kelompok suporter klub lain," sambungnya.

"Pekerjaan yang cukup sulit untuk menghapusnya tapi peneriman maaf akan membuat beberapa orang mendukungnya lagi. Saya pikir dia adalah orang yang cukup keras juga."

Tim Harus Lebih Banyak Membantunya, Torres Masih Puasa Gol

London - Dalam dua bulan, Fernando Torres baru mencetak dua gol. Bulan November ini, ia bahkan belum bikin satu gol pun di Liga Primer. Tapi itu tak mengurangi keyakinan Rafael Benitez akan dirinya.

Sejak bergabung dengan The Blues pada 27 Januari 2011 lalu, Torres belum kunjung bisa memperlihatkan tingkat produktivitas yang pernah ia pamerkan semasa membela Liverpool.

Musim ini penyerang asal Spanyol itu sebenarnya memulai dengan cukup meyakinkan. Dari tiga laga pertama 'Si Biru' di Liga Primer, Torres sukses bikin gol dalam dua laga di antaranya; satu gol dalam kemenangan 4-2 atas Reading pada 22 Agustus dan satu gol dalam kemenangan 2-0 atas Newcastle pada 25 Agustus.

Akan tetapi, setelah itu Torres justru berpuasa gol. Sebagaimana catatan ESPN Soccernet, ia baru bisa menjebol gawang lawan lagi pada tanggal 25 September dalam kemenangan 6-0 atas Wolverhampton Wanderers di Piala Liga Inggris.

Seperti bulan sebelumnya, ekspekstasi akan perbaikan performa Torres sempat terlihat karena beberapa hari berselang, pada 29 September, ia kembali bikin gol. Kali ini ia menyumbang satu gol dalam kemenangan 2-1 Chelsea atas Arsenal di Liga Primer.

Sempat tidak bikin gol lagi di satu laga setelah itu--dalam pertandingan Nordsjaelland di Liga Champions ketika Chelsea menang 4-0--Torres berhasil menambah koleksi gol pada laga berikutnya yakni menghadapi Norwich di Liga Primer pada tanggal 6 Oktober, dalam kemenangan 4-1 untuk The Blues.

Menilik tiga gol yang ia cetak di dalam rentetan empat pertandingan saat itu, Torres tak ayal diharapkan bisa meneruskan laju tersebut. Tetapi harapan itu juga belum jadi kenyataan.

Sejak golnya ke gawang Norwich, belum ada lagi gol yang Torres buat di Liga Primer. Sejak itu pemain berusia 28 tahun tersebut total baru bisa menambah satu gol lagi, di Liga Champions, ketika Chelsea menang 3-2 atas Shakhtar Donetsk pada tanggal 7 November, atau selang sebulan setelah gol sebelumnya.

Setelah kembali gagal menyudahi puasa golnya di Liga Primer ketika Chelsea berimbang tanpa gol lawan Manchester City, Senin (26/11) dinihari WIB, Torres tercatat belum bisa bikin gol lagi di enam laga terakhirnya di Premier League.

Benitez, yang kini menangani Chelsea dan dulu memboyong Torres dari Atletico Madrid ke Liverpool pada tahun 2007, rupanya tetap optimistis catatan buruk itu akan terhenti.

"Anda dapat melihat ia sudah bekerja amat keras. Ia punya sebuah peluang bagus (ke gawang City). Tapi saya pikir tim harus lebih membantu Fernando dan menciptakan lebih banyak peluang, dan ia akan membuat gol," kata Benitez di The Sun.

"Anda tak bisa mengharapkan seorang penyerang untuk bikin gol sendirian jadi dengan para pemain yang kami miliki saat ini kami harus menciptakan peluang yang lebih banyak dan lebih baik buatnya," lanjutnya.

Mengecualikan Community Shield, musim ini Torres telah mengemas 6 gol untuk Chelsea; satu di Liga Champions, satu di Piala Liga Inggris, dan empat di Liga Primer. Ia merupakan topskorer sementara Chelsea di Liga Primer, bersama Juan Mata.

Gol-gol Torres untuk Chelsea Musim Ini (masing-masing satu gol)

12/08 Chelsea vs Man City Community Shield
22/08 Chelsea vs Reading (Home) Liga Primer
25/08 Chelsea vs Newcastle (Home) Liga Primer
25/09 Chelsea vs Wolves (Home) Piala Liga Inggris
29/09 Chelsea vs Arsenal (Away) Liga Primer
06/10 Chelsea vs Norwich (Home) Liga Primer
07/11 Chelsea vs Shakhtar (Home) Liga Champions

Iniesta: 3 Assist, Satu Gol

Valencia - Andres Iniesta tampil gemilang saat Barcelona memetik kemenangan telak 4-0 di kandang Levante, Minggu (25/11/2012) malam. Ia membuat satu gol dan tiga assist.

Golnya itu dibuat di menit 57, untuk mengubah skor menjadi 3-0, setelah Lionel Messi mengukir dua gol di menit 47 dan 51. Gol penutup diciptakan Cesc Fabregas sekitar enam menit dari gol Iniesta.

Khusus bagi Iniesta, itulah gol pertamanya di La Liga musim ini dari delapan pertandingan, yang enam di antaranya sebagai starter, termasuk partai tadi malam.

Catatan istimewa lain adalah, gol-gol Messi dan Fabregas tersebut adalah hasil assist dia. Menurut catatan statistik InfoStrada, Iniesta juga pernah mencetak satu gol plus tiga assist dalam satu pertandingan, yakni saat El Barca juga menang 4-0 atas Sevilla pada 22 April 2009.

Total, Iniesta telah mengoleksi lima assist buat timnya di musim ini, tapi masih kalah banyak dibanding Fabregas (8).

Adapun Messi, yang juga telah mengumpulkan 5 assist, juga menambahkan koleksi golnya menjadi 19 . Dengan dua golnya ke gawang Levante, berarti ia sudah mencetak lebih dari satu gol dalam empat partai berturut-turut. Ia juga mendulang dua gol saat Barca mengalahkan Mallorca 4-2, Real Zaragoza 3-1, dan Spartak Moskow 3-0. 

Singapura Kalahkan Tuan Rumah 3-0

Kuala Lumpur - Singapura tampil gemilang di laga perdananya di ajang Piala AFF 2012. The Lions mempermalukan tuan rumah sekaligus juara bertahan Malaysia dengan skor telak 3-0.

Tampil di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Minggu (25/11/2012) malam WIB, Singapura unggul dua gol di paruh pertama. Dua gol ini diborong oleh sang kapten, Shahril Ishak.

Di babak kedua, Malaysia lebih mendominasi permainan dan berusaha memperkecil ketertinggalan. Tapi, malah Singapura yang berhasil menambah satu gol lagi melalui sundulan Aleksandar Duric.

Bagi Malaysia, kekalahan ini memperpanjang rentetan hasil negatif yang mereka terima. Harimau Malaya tak pernah menang dalam lima partai terakhir, termasuk empat laga uji coba.

Singapura kini memuncaki klasemen Grup B dengan tiga poin. Mereka unggul dua poin atas Indonesia dan Laos yang punya satu poin. Malaysia di posisi terbawah dengan poin nol.

Jalannya pertandingan

Malaysia mendapatkan peluang bagus pada menit kedelapan. Norshahrul Idlan Talaha melakukan penetrasi ke kotak penalti, tapi penyelesaiannya dari sudut sempit bisa dimentahkan kiper Singapura, Izwan Mahbud.

Norshahrul kembali membuang kesempatan pada menit ke-20. Menguasai bola di depan kotak penalti, tembakan yang dilepaskannya masih melambung.

Berselang tiga menit, giliran kapten Mohd Safiq Rahim yang mengancam gawang Singapura. Namun, tendangan bebasnya mengarah tepat ke pelukan Izwan.

Singapura bukannya tanpa peluang. Mereka mengancam melalui upaya Shahdan Sulaiman di menit ke-30, tapi bola sepakannya masih melayang di atas mistar.

Dua menit kemudian, Singapura mencetak gol. Mendapatkan umpan panjang dari lini tengah, Shahril mengalahkan satu bek lawan di kotak penalti sebelum menaklukkan kiper Khairul Fahmi.

Memasuki menit ke-38, Singapura menggandakan keunggulannya. Berawal dari tendangan bebas Shahdan, Fahmi mencoba meninju bola, tapi bola malah berbelok ke arah gawangnya. Mohd Fadhli Mohd Shas sempat menghalaunya di garis gawang, tapi Shahril menanduk si kulit bundar kembali ke dalam gawang. Malaysia 0, Singapura 2.

Singapura terus menekan. Mereka punya kans untuk bikin gol ketiga pada menit ke-43 melalui tendangan keras Shi Jiayi. Kali ini, Fahmi masih bisa mementahkannya.

Di babak kedua, tepatnya menit ke-62, percobaan dari Safee Sali belum menghasilkan gol untuk Malaysia. Tendangannya sama sekali tak mengarah ke sasaran.

Saat sedang berusaha memperkecil ketertinggalan, Malaysia mendapatkan pukulan telak di menit ke-74 setelah gawang mereka bobol untuk ketiga kalinya. Duric yang tak terkawal di mulut gawang dengan mudah menyundul bola hasil umpan Shahdan.

Malaysia mendapatkan peluang emas pada menit ke-83 lewat tendangan keras Mohamad Aidil Zafuan.Namun, Izwan tampil prima di bawah mistar dan bisa menepis bola.

Peluang terakhir Malaysia lewat Norshahrul juga tak membuahkan gol. Tendangannya mengenai tiang gawang. Hingga peluit panjang berbunyi, Singapura tetap menang 3-0.

Susunan pemain
Malaysia: Khairul Fahmi, Bunyamin, Aidil, Fadhli Shas, Azmi Muslim (Mahali Jasuli 60'), K. Muhymeen (Wan Zack Haikal 46'), Amar Rohidan (Zaquan Adha 78'), Safiq, Kunalan, Norshahrul, Safee

Singapura: Izwan, Shaiful (Irwan 70'), Baihakki, Shi Jiayi (Fazrul 90+1'), Shahdan, Hariss, Mustafic, Bennett, Shahril (Duric 73'), Khairul Amri, Safuwan
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kontaksindo.com | Hanya Fakta Kami Bicara - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger